RESENSI BUKU
Judul : Melawan Kekerasan tanpa
Kekerasan
Pengarang : Khisbiyah,Yayah
Edisi : Cetakan Pertama
GMD : Buku Teks
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Pustaka Pelajar
Tahun Terbit
: 2000
Tempat
Terbit : Yogyakarta
Deskripsi
Fisik : xvi, 254 hal.; 21 cm.
ISBN : 979-9289-92-0
Orang cenderung bertindak dengan
kekerasan adalah sebuah masalah psikologi. “Budaya kekerasan” sudah merupakan
kenyataan dalam kehidupan bangsa Indonesia. Setiap gesekan atau konflik depat berakhir
dengan pembunuhan atau perkelahian masal. Hampir disetiap tempat dapat terjadi
kekerasan. Terdapat emoat faktor yang membuat masyarakat bertindak kekerasan,
yaitu transformasi dalam masyarakat, akumulasi kebencian dalam masyarakat,
masyarakat yang sakit, dan orde baru sebagai sistem institusional kekerasan. Sebagai jalan keluar, wacana anti
kekerasan sebagai sebuah kesadaran dan sikap hidup juga harus disebarluaskan
kepada masyarakat. Usaha ini dijalankan di semua level yang terkena. Misal saja
hasutan antar agama, penceriteraan horror stories, generalisasi
kejadian-kejadian terisolasi perlu berhenti. Perubahan sikap dalam panutan
masyarakat, khususnya masyarakat, agama, disini diperlukan. Pola pendidikan
yang inklusif adalah variabel yang tak kalah penting. Yaitu pendidikan yang
mengajak anak bersikap positif terhadap fenomena kemajemukan. Demokrasi
adalah bentuk kenegeraan yang paling memungkinkan untuk mengelola konflik secara
wajar. Syarat yang paling dasar yang harus diwujudkan adalah keadilan. Karena ketidakadilanlah
yang terbukti telah meracuni hati orang. Kemampuan untuk hidup positif dala
masyarakat pluralis merupakan kemampuan yang amat diperlukan. Tetapi agama-agama
pun wajib untuk mengembangkan positive thinking, memancarkan kebaikan
dan bukan keberingasan. Generasi muda diharpkan menjadi pionir untuk mendrobak
sikap-sikap keras tertutup yang lama. Merekalah yang harus merealisasikan
kehidupan bersama yang demokratis, adil, dan beradab. Dengan adanya buku ini,
nilai-nilai perdamaian dan anti kekerasan diharapkan akan tersebar secara luas
dan di tengah-tengah masyarakat.
Kekurangan buku
:
- -
Cover
buku kurang menarik terlalu sederhana.
- -
Bahasa
yang digunaka kurang efektif.
- - Terdapat
beberapa kata yang perlu diralat karena tidak sesuai dengan kaidah EYD.
- -
Beberapa
tulisan berbelit-belit sehingga cukup sukar dipahami.
- -
Buku
ini merupakan cetakan pertama, sehingga masih terdapat berbagai kekeliruan
dalam penulisan.
- -
Buku
sudah jarang ditemui, dan jarang dilirik masyarakat umum .
Kelebihan buku :
- -
Isi
buku sangat berbobot dan mampu merangkum masalah secara kompleks dalam satu
buku.
- - Dapat
dijadikan referensi yang sangat membantu dalam berbagai penyelesaian masalah
kekerasan.
- -
Mengangkat
beberapa fakta yang ada untuk diulas secara mendalam.
- -
Urutan
isi buku tertata rapih, sehingga memudahkan pembaca dalam menelaah.
- -
Ulasan
dalam buku sangat mendalam.
Buku ini sangat layak untuk dibaca sebagai sumber literasi yang
cukup lengkap dan mendalam mengenai masalah kekerasan dan berbagai hal-hal yang
mengikutinya. Untuk membaca buku ini dapat kunjungi http://library.uny.ac.id/sirkulasi/index.php?p=show_details&id=20310&keywords=melawan+kekerasan+tanpa+kekerasan
uny.ac.id
uny.ac.id
